Jumat, 04 Juli 2008

Mengapa Berdoa


Mengapa Berdoa untuk
seorang Imam?

Sumber : The Mercy of God in His Works.

Sungguh sangat membahagiakan melakukan sesuatu yang indah bagi Tuhan. Seandainya kita kaya, kita mungkin mendirikan sebuah yayasan kemanusiaan guna membantu orang-orang miskin dan sakit. Tetapi kita bukanlah oaring kaya. Namun, meski demikian, ada yang lebih besar yang akan lebih menggembirakan Tuhan, yang dapat dilakukan oleh masing-masing kita, yaitu memberikan kepada Tuhan seorang imam yang suci. Seorang imam yang suci dapat dilakukan banyak hal bagi Tuhan daripada seribu imam yang tidak suci.
Apa yang dpat dilakukan oleh seorang imam? Seorang imam mempersembahkan Misa Kudus setiap hari (itu yang seharusnya dan sangat penting). Setiap Misa Kudus sama dengan Kematian Kristus di Kalvari. Setiap Misa Kudus mempunyai Nilai dan memberikan berkat-barkat yang sama dan Identik dengan nilai dan berkat-berkat dari Pengorbanan di Kalvari. Merupakan suatu Mukjizat menghidupkan orang mati. Perkerjaan-pekerjaan yang luar biasa yang tidak dapat ditandingi yang dilakukan oleh imam dalam Misa Imam mengubah Roti menjadi Tubuh Tuhan sendiri. Ketika ia mengatakan : “Inilah Tubuh-Ku”, ia mentranformasikan Hosti tersebut ke dalam Pencipta Langit dan Bumi. Sungguh sangat mengejutkan oaring yang dikaruniai dengan kepandaian yang luar biasa. Malaikat yang paling tinggi di Surga aja tidak dapat melakukan hal serupa itu. Seorang imam memberikan pengakuan dosa dan mengampuni dosa-dosa.

St. Agustinus mengatakan bahwa ketika seorang imam mengampuni seseorang Pendosa ia menggunakan kekeuatan yang lebih besar dari kekutan Tuhan sendiri yang digunakan ketika menciptakan Dunia. Semua Malaikat di Surga berkat ke dalam jiwa-jiwa, Memurnikan, Menghibur dan Menguatkan. Apa yang dilakukan oleh seorang imam suci yang sederhana setiap hari tidak dapat ditangdingi oeh semua dokter yang ternama di dunia, para ilmuwan yang termashyur dan para raja yang berkuasa. Seorang imam adalah Kristus yang lain.
Seorang imam yang suci dapat melakukan ribuan perbutan untuk Tuhan dan Dunia, dibandingkan dengan imam yang tidak suci. Kita dapat mempersembahkan kepada Tuhan seorang imam yang suci. Bagaimana caranya?

Dengan mendoakannya, mempersembahkan doa harian kita, menderita, melakukan perbuatan-perbuatan baik, besar dan kecil, mengikuti Misa Kudus dam menerima Komuni untuknya. Kita juga dapat mempersembahakan itu semua untuk orang yang kita cintai, tetapi kita juga terutama bagi imam yang kita pilih. Tentu saja, ada baiknya juga mempersembahkan doa khusu. Dengan melakukan itu, kita mendapat bagian utama dari perbuatan-perbuatannya. Para Kudus sangat memahami hal ini, seperti yang dapat kita lihat dari peristiwa-peristiwa berikut ini:

St. Theresia dari Lisieux berdoa setiap hari untuk seorang imam muda yang ia pilih sebagai saudara spiritualnya. Imam yang dipilih itu, dapat melakukan hal-hal yang besar untuk Yuhan, sementara St. Theresia dari Lisieux menerima bagian yang besar dari perbuatan imam tersebut.
Pere Olier, ketika ia masih menjadi imam muda, jauh dari kesucian yang seharusnya. Pada suatu hari seorang wanita cantik, bepakaian putih, menampakkan diri di hadapannya dan berkata : “Bapa, jadilah imam yang suci. Itu yang Tuhan kehendaki.”
Ia sangat terkesan akan hal ini, tetapi pelajaran dan pekerjaan mengacaukannya dan ia kembali jatuh ke dalam cara lamanya yang penuh kehangatan. Wanita cantik tersebut menampakan diri lagi di hadapannya, menangis dangan sedih dan berkata : “Bapa, bagaimana engkau membuat aku menderita. Jadilah imam yang suci. Itu yang Tuhan kehendaki.” Kali ini Bapa Olier mulai lebih suci dan melakukan hal-hal yang mengagumkan bagi Tuhan. Bertahun-tahun kemudian, ia mengunjungi biara para suster Dominican, dan ia terkejut melihat wanita berbaju putih yang menampakkan diri di hadapannya di Paris. Wanita berbaju putih itu ternyata salah satu dari suster di biara ini. Suster tersebut telah mendoakannya selama ini dan terima kasih atas doa-doanya, Bapa Olier menjadi salah satu imam yang tersuci dan terbesar di Perancis.
Bapa Mateo Crawley, misionaris termashyur dari Hti Kudus, menganggap keberhasilannya dalam mempertobatkan para pendosa yang sangat sulit karena doa-doa dari teman-teman dan anak-anaknya.

Kita dapat berdoa dengan penuh semangat untuk seorang imam yang akan dapat berbuat banyak untuk Tuhan, dan kita akan mendapat bagian yang besar dari perbuatan imam tersebut, meskipun imam tersebut tidak menyadari bahwa kita mendoakannya. Namun demikian, akan lebih baik jika imam tersebut tahu bahwa kita mendokaannya karena dengan demikian ia dapat melakukan lebih banyak lagi bagi kita.
Apa yang dapat dilakukan imam? Ia dapat meletakkan kita setiap hari dalam Cawan dan Dari Darah Yang Paling Berharga. Ia juga dapat berbagi dengan kita tugas Ilahinya yang diucapkannya setiap hari. Ini merupakan satu cara lain yang sangat kuat yang dapat digunakan oleh imam. Para imam ketika menjalankan tugasnya bersatu dengan Yesus, yang berdoa dengan mereka dan untuk mereka. Mereka berdoa dalam kesatuan dengan Roh Kudus, yang mengilhami kata-kata yang mereka gunakan. Bagaimana mungkin Bapa Yang Kekal menolak untuk mendengarkan doa-doa serupa itu? St. Alfonsus mengatakan bahwa satu ayat dari Tugas Keilahian berharga ratusan doa-doa lain.

Maka sangat penting berdoa untuk seorang imam.
Semakin banyak kita berdoa baginya semakin banyak juga kita berdoa bagi diri kita sendiri. Imam terus akan berdoa untuk kita ketika kita sudah meninggal dunia. Teman-teman dan saudara-saudara kita dengan cepat akan melupakan kita. Bagaimana doa-doa kita dapat mempengaruhi seorang imam.
Doa-doa tersebut akan memberikan kepada imam, misalnya, inspirasi yang terlihat sederhana, tetapi yang dapat membantunya melakukan perbuatan besar bagi Tuhan.
Hanya sedikit umat Katholik yang mengetahui perbuatan besar yang dapat mereka lakukan dan betapa luar biasanya kekuatan doa, terutama ketika doa itu diperuntukkan bagi seorang imam.

Injil : Yoh 17 : 1-26
Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: ''Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.
2
Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya.
3
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
4
Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.
5
Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.
6
Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.
7
Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu.
8
Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
9
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu
10
dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.
11
Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
12
Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.
13
Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.
14
Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
15
Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.
16
Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
18
Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;
19
dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.
20
Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
21
supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
22
Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
23
Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.
24
Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
25
Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;
26
dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.''

Tidak ada komentar: